Cetak
@Genius_Content
Kategori: Pengantar TOEFL
Ditayangkan: 03 Mei 2015
Dilihat: 52731

Software belajar soal tes toeflSebelum maju mengikuti tes TOEFL, Anda harus mengerti bahwa tes ini laksana sebuah pertempuran dalam medan perang. Anda harus memiliki bekal yang cukup dan senjata yang paling efektif untuk memenangkan pertempuran. Bekal ini berupa penguasaan gramatikal dan vocabullary yang memadai. Sedangkan senjata, merupakan teknik atau strategi untuk membuka beragam kesulitan dalam menghadapi tes TOEFL. Kemenangan ini akan diperoleh jika Anda berhasil meraih skor toefl yang tinggi. Oleh karena itu, Anda mesti mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Baik fisik maupun psikis, agar mencapai prestasi yang maksimal. Berikut ini beberapa tip atau pandangan model tes TOEFL dari berbagai sumber.

A. Tip Tes TOEFL dari Bulletin of Information for TOEFL and TSE

  1. Tes TOEFL dirancang untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris seseorang yang hanya dapat dicapai dengan baik setelah belajar dan berlatih dalam waktu relatif lama.
  2. Peserta hendaknya sudah memahami dengan baik petunjuk-petunjuk khusus untuk mengerjakan setiap bagian. Hal ini akan sangat membantu peserta menghemat waktu untuk lebih banyak dicurahkan pada butir-butir soal tesnya.
  3. Ketika mengerjakan tes, peserta hendaknya bekerja dengan cepat tetapi cermat. Jangan terpusat dan berfikir terlalu lama untuk salah satu butir soal.
  4. Peserta tidak boleh menggunakan catatan pada kertas tulis apa pun dan menulis tanda-tanda atau coretan-coretan pada buku tes dan lembar jawaban.
  5. Meskipun suatu butir soal TOEFL dirasakan sulit atau tidak terjawab, peserta dianjurkan untuk menjawabnya dengan menebak atau spekulasi, karena skor akan dihitung berdasarkan semua butir soal yang dijawab dengan benar (tidak ada "denda" untuk jawaban yang salah).
  6. Setiap alokasi waktu yang diberikan, peserta hanya boleh bekerja untuk bagian soal TOEFL yang bersangkutan. Jadi, meskipun suatu kelompok soal telah terjawab semua dan masih ada sisa waktu, peserta tidak boleh melanjutkan bekerja untuk kelompok berikutnya sampai ada pemberitahuan dari petugas tes.

B. Tip Tes TOEFL dari Roger B. Goodman

  1. Tiga bekal utama bagi peserta TOEFL untuk menghadapi tes tersebut adalah (a) keyakinan akan kemampuan sendiri atau self confidence, (b) pengetahuan yang up to date untuk bahasa Inggris, dan (c) telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya.
  2. Pengetahuan bahasa yang up-to-date akan current knowledge of English yang dimiliki peserta merupakan suatu bantuan besar bagi peserta TOEFL.
  3. Baik untuk soal-soal TOEFL yang menguji kemampuan lisan (pendengaran) maupun untuk kemampuan tulis, khususnya pemahaman teks-teks bacaan, peserta disarankan untuk dapat menemukan kalimat-kalimat dan kata-kata kunci yang akan sangat membantu dalam menjawab. Khusus untuk listening comprehension, hal-hal tersebut biasanya ditandai dengan tekanan dan nada pembicara.

Susah cari metode belajar TOEFL yang Efektif?... Susah cari downloadannya?
Sudah kami sediakan superlengkap!

C. Tip Tes TOEFL dari Harriet N. Moreno

Bagi setiap peserta TOEFL, persiapan dengan berlatih mengerjakan model-model tes TOEFL memberikan beberapa keuntungan sebagai berikut.

  1. Tahu yang harus dipelajari sehingga dapat bekerja lebih baik selama mengerjakan tes.
  2. Tahu dengan sendirinya letak kelemahan dan kekurangannya, dengan mendiagnosis diri sendiri, peserta akan berusaha memperkecil bahkan menghapuskan kelemahan-kelemahannya.
  3. Dapat pengalaman dalam mengerjakan tes. Seperti ditegaskan dalam ilmu jiwa Gestalt bahwa belajar akan berhasil dengan baik jika peserta belajar menguasai seluruh permasalahannya.
  4. Lebih percaya diri atau keyakinan diri (confidence) yang akan membuat langkahnya sangat mantap dalam menghadapi tes tersebut.
  5. Peserta yang sudah berpengalaman akan bertambah baik kemampuannya karena ia akan merasa tidak puas dengan satu jawaban yang dipilihnya. ia akan berusaha mencari alasan mengapa pilihan jawaban option yang lain tidak tepat, dan hal ini akan membuatnya lebih mantap jika harus menempuh tes sejenis pada kesempatan lain.

D. Tip Tes TOEFL dari Michael A. Pyle

Penilaian hasil tes TOEFL dilakukan dengan menjumlah perolehan skor untuk ketiga kelompok soal TOEFL (Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Vocabulary and Reading Comprehension). Penjumlahan ini masih merupakan raw scores (nilai kasar). Jumlah ini kemudian dikalikan 3 1/3 yang hasilnya merupakan nilai akhir atau skor total konversi (total converted score).
Untuk lebih jelasnya, misalkan dalam mengerjakan TOEFL bentuk pendek yang top score-nya adalah 500, peserta memperoleh skor untuk masing-masing kelompok soal 45, 38, dan 55. Jumlah raw score-nya adalah 138. Hasil akhir atau total converted score-nya adalah 138 x 31/3 = 460. Baca Cara Menghitung Skor TOEFL.

E.  Tip Tes TOEFL dari Pamela J. Sharpe

  1. Sebaiknya, peserta tidak terlalu memusatkan persiapan pada vocabulary, tetapi pada listening, structure, writing ability, dan reading. Dengan berlatih aspek-aspek keterampilan tersebut, peserta dapat mengaplikasikan teknik-teknik atau kiat-kiat mengerjakannya. Sebaliknya, menghafal kosa kata sampai ratusan kata hanya akan sedikit membantu dalam tes. Hal ini karena ada ribuan kata yang mungkin diujikan, sedangkan satu sama lainnya merupakan kata-kata lepas dalam konteks kalimat yang berdiri sendiri-sendiri.
  2. Peserta akan lebih bijaksana jika menggunakan waktu satu jam setiap hari untuk berlatih daripada seminggu sekali selama empat jam. Cara pertama akan memberikan hasil yang jauh lebih baik.
  3. Untuk latihan listening comprehension, selairi dari kaset-kaset rekaman model tes TOEFL, peserta disarankan sering mendengarkan berita-berita berbahasa Inggris lewat radio dan televisi, ceramah-ceramah dari pada pemikir asli dalam bahasa Inggris serta usahakan sedapat mungkin untuk berdialog langsung atau bergabung dalam percakapan-percakapan dengan para penutur asli (native speakers of American English).
  4. Untuk persiapan structure dan written Expression, gunakan buku grammar tingkat lanjut yang lengkap. Untuk vocabulary dan reading comprehension, banyaklah membaca artikel-artikel atau iklan-iklan di surat kabar dan majalah berbahasa Inggris. Bahan-bahan informasi dari ensiklopedia (Inggris dan Amerika) juga akan banyak manfaatnya, terutama untuk teks- teks informasi bidang sejarah, kebudayaan, ilmu-ilmu sosial, dan ilmu pengetahuan alam.

F.    Tip Tes TOEFL dari Patricia N. Sullivan

  1. Mengenai batas kelulusan (passing score), tidak ada ketentuan pasti. Namun, secara umum, dikatakan bahwa skor 600 atau lebih adalah sangat bagus, sedangkan kurang dari 400 adalah kurang bagus. Skortertinggi yang dapat diraih peserta adalah 677.
  2. Satu hari menjelang tes TOEFL, peserta disarankan untuk:
    1. Membaca semua catatan khusus pribadi berkenaan dengan persiapan TOEFL.
    2. Mengingat-ingat semua kiat yang telah dipelajari untuk esok harinya.
    3. Tidak membuka buku-buku baru tentang grammar dan vocabulary agar tidak membuat kecil hati jika menemui hal-hal baru yang belum dikuasai.
    4. Mempersiapkan diri dengan tidur yang nyenyak dan cukup agar esok harinya pikiran segar kembali.

  3.  Pada hari tes TOEFL, peserta hendaknya:

    1. Sudah makan pagi secukupnya.
    2. Tidak terlalu banyak minum, sebab selama tes berlangsung tidak diperkenankan meninggalkan tempat duduk.
    3. Sudah sampai di tempat tes kira-kira setengah jam sebelum tes dimulai.
    4. Tidak berdiskusi dengan peserta lain tentang bahan-bahan tes yang mungkin akan untuk menimbulkan rasa kurang yakin atau kecil hati.
    5. Beranggapan bahwa tes tersebut merupakan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan mengerjakannya seperti orang yang bertanding dalam suatu permainan.
    6. Tidak membuka buku tes sebelum ada isyarat dari penyelenggara dan memperhatikan baik-baik segala petunjuk dari pengawas. Selanjutnya, mulai bertanding dengan santai.

Setelah membaca artikel ini, Anda mungkin menjadi lebih tertarik untuk mengikuti tes TOEFL pada suatu kesempatan yang baik. Mungkin juga lebih berminat untuk mendalami materi-materi model tes TOEFL. Satu hal yang perlu digarisbawahi lagi bahwa dalam berlatih mengerjakan soal-soal tersebut harus disiplin, baik mengenai alokasi waktu yang diberikan untuk masing-masing kelompok soal TOEFL maupun keinginan untuk segera mencocokkan hasil jawaban dengan kunci jawabannya.

Setelah selesai mengerjakan soal-soal TOEFL dan keluar dari ruang tes, para peserta pasti diliputi berbagai macam perasaan sesuai dengan kinerjanya masing-masing. Bagi yang merasa puas karena sebagian besar soal dapat dikerjakan dengan baik, bahkan akan keluar dari ruangan tanpa rasa khawatir akan hasilnya. Sebaliknya, bagi peserta yang merasa tidak yakin, tentunya akan merasa risau oleh berbagai kekecewaan dan ketidakpuasan.

Namun khusus bagi peserta yang merasa tidak puas, sebaiknya perasaan kecewa tidak usah dirasakan terlalu dalam hingga membuat Anda berkecil hati. Seperti yang dikatakan oleh Sullivan, jika benar-benarterpaksa tidak menemukan jawabannya, sebaiknya Anda menjawab secara untung-untungan karena tidak ada hukuman berupa pengurangan skor untuk jawaban yang salah.

Para pembaca yang ingin mendapatkan buletin informasi TOEFL secara langsung, dapat memintanya secara cuma-cuma ke pusat penyelenggaraan TOEFL di Amerika Serikat. Alamatnya adalah TOEFL/TSE services, PO.BOX 6151, Pricenton, New Jersey, 085141-615f, USA.

Demikian artikel Tip Meraih Skor TOEFL Tinggi Menurut Para Ahli ini kami kutip dari berbagai sumber. Semoga artikel ini dapat lebih memotivasi Anda untuk rajin dan fokus dalam menggunakan software Genius TOEFL sehingga Anda semakin matang dalam menguasai materi tes TOEFL.

 

Joomla SEF URLs by Artio